Minggu, 06 Juli 2014

Maratua Punya Gua Biru (Blue Cave)

Payung-Payung - Belum banyak yang tahu tentang Blue Cave di Pulau Maratua. Kebanyakan wisatawan menganggap tempat wisata di Derawan, Kakaban, Sangalaki, dan Maratua hanya seputar pantai dan air laut.

Di desa payung-payung, yang berjarak sekitar 7 km dari penginapan kita, Maratua Paradise Resort, kita bisa menemukan hidden paradise yang belum terjamah banyak pengunjung ini. Beruntung banget kita bisa kesini. Di temani Pak Erwin, pengelola maratua paradise resort, kita menyewa motor untuk pergi ke blue cave ini.


Spot tempat kita melompat

Untuk ke blue cave ini kita harus berjalan melewati hutan belantara yang belum ada jalan setapak atau jembatan kayu seperti di Pulau Kakaban yang memudahkan kita untuk berjalan ke lokasi itu.

Perjalanan menuju gua
Di area ini kita mulai lompat. Kata pak Erwin, kedalaman air disini bisa mencapai 30 m. Dan air nya masih jernih dan super bening.

Ya ampunn loncat lagi ini? kemarin aja udah takut, ini lebih tinggi lohhh, kataku.
Seperti biasa, aku menunggu yang lain loncat dulu untuk memastikan kalau gua ini emang aman.

Video Loncat ke Gua
Sebenarnya di ujung gua ini kalau kita mau berenang bisa tanpa loncat setinggi di spot di video di atas. Tapi karena pergi bareng orang-orang "gila" yang suka memacu adrenalin akhirnya kita loncat dari spot yang tinggi ini.

Perasaan waktu ngeliat giliran temen ngeloncat itu jauh berbeda saat kita berada diujung gua sebelum loncat. Dengan gampangnya kita menyemangati mereka untuk loncat duluan, tapi begitu giliran kita, pertanyaan ini selalu muncul.
Loncat ga ya? eh batal aja deh, serem..

Rasa deg-degan yang menjadi-jadi pas giliranku dan aku sudah mulai berdiri di pinggiran gua. Beberapa kali menengok ke bawah, berdiri, duduk lagi dipinggiran, berdiri lagi, dan semakin ragu kita meloncat, semakin deg-deg an rasanya.
Vi, tadi loncat hidung ditutup ga? kemasukan air ga? Serem ga sihhh? Tanya ku pada Vivi.
Udah loncat aja, seru! kata Vivi memberi semangat.

Lalu pikiran ini mulai muncul, mungkin aku memang takut ketinggian, tapi setelah berdiri di tepi gua ini, pikiran takut menyesal jauh lebih besar daripada takut dengan ketinggian.

Saat meloncat, ak merasa melayang beberapa detik tanpa ada pegangan pengaman, detik-detik sebelum badan ini tenggelam di air, mataku terpejam dannnnn

byuuurrrrrr . . . 

Wooow berhasil!! teriak kegirangan banget karena ternyata seru.  Sempet deg-deg an juga setelah tercebur dan cepat-cepat berusaha berenang ke permukaan air setelah beberapa detik masuk ke air.

Ternyata seru banget! Super Seru! Airnya seger dingin bisa mendinginkan kulit kita yang terbakar karena panasnya matahari di pulau ini. Kita bisa melihat dasar air tanpa menggunakan goggles karena airnya jernih banget.

We Made it !!!
Setelah kita semua loncat dan berendam, kita berenang menuju gua yang berada diujung. Di gua itu air akan terlihat lebih biru karena ada sinar matahari yang menyinari sudut gua.

No Edit, Biru Banget !!


Rasanya puas banget bisa ngerasain loncat di blue cave ini. Wajib banget dicoba buat yang bersinggah ke maratua karena belum banyak yang berkunjung ke blue cave ini.



Setelah naik ke daratan, awan mulai gelap dan sedikit mendung. Saat perjalanan pulang menuju tempat parkir motor kita tadi, hujan mulai mengguyur kita. Tapi itu semua ga bikin kita badmood, karena pengalaman yang tak terlupakan adalah pengalaman yang kita dapat tanpa kita harapkan itu akan terjadi.
Selamat Tinggal Blue Cave


Full Team yey
Disini aku belajar untuk tidak takut dengan ketinggian, bukan berarti nekat ya karena memang tidak berbahaya. Ga perlu lama berpikir, just jump! toh ini bukan ujian hidup yang perlu berpikir lama :))

Satu hal lagi, takut ga membuat kamu menikmati apa yang bisa kamu nikmati. Selagi masih muda, nekad itu ga masalah! karena bermain dengan adrenalin mungkin tidak bisa kita lakukan saat kita tak muda lagi.

Berwisata dengan alam memang serba tidak terprediksi, cuacanya, kondisi alamnya, Nikmatilah apa yang kalian dapat disana. Mengeluh ga membuat cuaca menjadi baik juga, malah akan mengurangi waktu mu menikmati liburan dengan alam.

"Berpetualanglah selagi muda, jangan biarkan tua datang begitu saja, biarkan ia datang membawa cerita"
#TuaPunyaCerita adalah nama dari perjalanan kita.

Note : 
  • Harga sewa motor IDR 100.000 per motor
  • Biaya motor yang digunakan oleh pemandu ditanggung kita.
  • Tarif menyewa motor sudah termasuk biaya bensin

Baca Cerita Lainnya : 

4 komentar:

  1. Ah ..... Kau bikin aku ngilerrrrrrrre. Mauuuuuuu kesini ;-)

    BalasHapus
  2. Ah ..... Kau bikin aku ngilerrrrrrrre. Mauuuuuuu kesini ;-)

    BalasHapus
  3. Memang ini wajib bangett hihihi kalau mau kesini naik boat juga bisa kok jangan pas air surut tapi :D
    bisa tanya2 tempat ini ke pengelolanya Maratua Paradise aja, soalnya dulu supir boat aku juga ga tau tempat ini hehehe

    BalasHapus
  4. info dong total biaya selama disana berapa ?

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...